Kamis, 15 November 2018

SIMPLE PRESENT TENSE

Simple Present Tense adalah bentuk tense yang digunakan untuk menjelaskan sesuatu yang terjadi saat ini (present) pada suatu spesifik waktu. Karena terjadi pada waktu sekarang, maka pasti menggunakan kata kerja pertama (verb 1) dalam susunan kalimatnya.



contoh kalimat verbal positif :
  1. I play football every day
  2. He plays football every day
  3. You know everything about science
  4. She knows everything about science
  5. They walk around campus every morning
  6. My cat walks around campus every morning
  7. We like swimming every Sunday
  8. She likes orange jus

contoh kalimat verbal negatif :
  1. She does not understand
  2. He doesn’t play the piano in this morning
  3. They do not go to school by bike
  4. We don’t like dancing.
  5. Alicia doesn’t dream of being an artist.
  6. Yamada and Hachiman do not live in Paris.
  7. I don’t give her a thousand dollars every month.
  8. You do not know everything about Geography.
  9. My cat doesn’t always meow at me.
  10. My mother does not run three kilometres every morning.
contoh kalimat verbal tanya :
  1. Does she wake up at 5:00 in the morning? / Yes, she does.
  2. Does he play the piano at Sunday? / No, he doesn’t.
  3. Do they go to school on foot? / Yes, they do.
  4. Do we like dancing? / No, we don’t.
  5. Does Alicia dream of being an artist? / No, she doesn’t.
  6. Do Hastuti and Hendru live in London? / Yes, they do.
  7. Do I give her a hundred dollars every month? / Yes, you do.
  8. Do you know everything about Geography? No, I don’t.
  9. Does your cat always meow at a newcomer? / Yes, it does.
  10. Does your mother run three kilometers every morning? / No, she doesn’t.
Share:

Sabtu, 10 November 2018

Kamu perlu tahu Simple Present Tense

1. Kenapa harus simple present tense ?

Simple present tense adalah tenses yang digunakan ketika :
  1. Suatu kejadian sedang berlangsung saat ini 
  2. Atau kejadian yang berlangsung berulang kali (kebiasaan). 
  3. Tenses ini merupakan tenses yang paling sering digunakan dalam bahasa Inggris.
jadi jawabannya adalah : sering di gunakan / langlah awal untuk bisa berbahasa inggis.

2. Bagaimana cara membuat kalimat simple present tense ?

Sebelumnya, kamu harus paham konsep dalam menggunakan simple present tense, supaya tidak salah dalam menggunakannya, berikut ini kita akan membahas rumus simple present tense, pelajari dengan saksama ya.

sebelumnya kamu harus tahu apa itu :

  1. Subject Plural : I, You, We, They. 
  2. Subject singular : He, She, It.
  3. to be : is/am/are
  4. verb1 : kata kerja bentuk 1 
  5. adjective : kata sifat
  6. adverb : kata bantu
Untuk membentuk kalimat simple present tense, biasanya digunakan kata kerja bentuk dasar Verb 1. Kecuali untuk  plural, menggunakan Verb 1 + s/es. berikut ini adalah rumusnya :

Subject (plural/singular) + verb 1 + The Rest of the sentence

Bentuk spelling kata kerja pada orang ketiga (She, He, It), tergantung dari akhiran kata kerja (verb 1) tersebut.

Untuk verb 1 yang berakhiran -o, -ch, -sh, ss, -x, atau -z, tambahkan -es , misalnya :
  • g– goes
  • catch – catches
  • wash – washes
  • kiss - kisses
  • box – boxes
  • fix – fixes
Untuk Verb 1 yang berakhiran konsonan -y, hilangkan y, dan tambahkan -ies. misalnya :
  • carr– carries
  • study – studies
  • worry – worries
  • marry – marries
Untuk Verb 1 yang berakhiran vokal -y, cukup tambahkan -s. misalnya :
  • play – plays
  • say – says
  • enjoy – enjoys

3. Simple present tense punya 2 jenis, yaitu nominal simple            present dan verbal simple present. 

1. Nominal Simple Present


  • kalimat positif  = Subject + to be (am/is/are) + adjective/adverb
  • kalimat negatif = Subject + to be (am/is/are) + not + adjective/adverb
  • kalimat tanya = To be (am/is/are) + subject + adjective/adverb?


     Contoh Kalimat Nominal Simple Present :

  • kalimat positif  = He is very patience
  • kalimat negatif = He is not/isn’t very patience
  • kalimat tanya =  Is he patience ?

2. Verbal Simple Present


  • kalimat positif  = Subject + verb 1 (+ s/es) + object
  • kalimat negatif = Subject + do/does not + verb 1 + object
  • kalimat tanya = Do/does + subject + verb 1 + object?

      Contoh Kalimat Verbal Simple Present :

  • kalimat positif  = She goes to school
  • kalimat negatif = She doesn’t go to school
  • kalimat tanya =  Does she go to school?


Letak perbedaan nominal dan verbal yaitu :

  1. kalau nominal menggunakan to be (am/is/are) dan predikat.
  2. sedangkan verbal menggunakan verb-1.

Simple Present Tense Affirmative

Untuk membentuk kalimat simple present tense affirmative, rumusnya adalah

S + Verb 1  / to be (is, am, are) + O

contoh simple present tense affirmative :
  1. Susi Pudjiastuti is the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries.
  2. She reads Harry Potter book everyday.
  3. They watch new movies every sunday.

Simple Present Tense Negative

Untuk membentuk kalimat simple present tense negative, biasanya menggunakan tambahan don’t atau doesn’t sebelum verb 1,  KECUALI To Be dan Modal, rumusnya adalah

S + Don’t / Doesn’t + Verb (1) + O

Jika kata kerja / verb nya berupa To Be, maka rumusnya menjadi

S + (is, am, are) + not + O

Contoh simple present tense negative :
  1. Susi Pudjiastuti is not the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries.
  2. She doesn’t read Harry Potter book everyday.
  3. They don’t watch new movies every sunday.
Perhatikan, untuk subjek bentuk ketiga (she, he it), setelah kata don’t atau doesn’t, bentuk verb1 tidak ditambahkan e/es.

Simple Present Tense Interogative

Untuk membentuk kalimat simple present tense interogative / kalimat pertanyaaan, biasanya menggunakan tambahan do atau does di depan kalimat. Rumusnya adalah sebagai berikut

Do / Does + S + Verb 1 + O

Kata do digunakan jika subjeknya adalah I, you, they, atau we. Namun, kata does digunakan jika subjeknya adalah bentuk orang ketiga (She, He, It).

Contoh simple present tense interogative :
  1. Does she read Harry potter book ?
  2. Do they watch new movie everyday ?
  3. Do you play basketball every morning ?
Apabila kata kerja (verb) berupa To Be atau Modal, maka jangan menggunakan kata do atau does.

Contohnya :
  1. Is Susi Pudjiastuti the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries ?
  2. Are you new staff of Wall Street English ?
  3. Are they football fans of Persija Jakarta ?
Share:

Jumat, 09 November 2018

paradoks gokil

 malem malem gabut mau ngapain, mending baca paradoks yuk biar makin asyik. wkwkwk
langsung aja admin udah bertapa di gua hantu  buat dapetin teks paradoks ini, semoga menghibur teman-teman semuaaa.....

1. Grandfather Paradox

"Jika kalian bisa kembali ke masa lalu dan membunuh kakek kalian, apa yang akan terjadi?"

jawabannya gampang coy, kakekmu mati, but... akibatnya pasti nggak sederhana.
kalo kakekmu mati, otomatis orangtuamu tidak akan terlahir ke dunia, dan tentu kamu juga tidak akan terlahir ke dunia, ini berarti kamu juga tidak pernah membunuh kakekmu. Lalu bagaimana bisa terjadi kondisi kamu membunuh kakekmu sedangkan akibat kakekmu terbunuh membuat kamu tidak terlahir ke dunia?

2. Unstoppable Paradox

"Apa yang akan terjadi bila suatu benda yang tidak bisa berhenti bergerak menabrak suatu benda yang tidak bisa digerakkan sama sekali?"

lumayan buat bahan mikir. jadi mungkin kedua benda tersebut berhenti. Atau kedua benda tersebut bergerak. Atau gaya dari kedua benda tersebut saling tertukar. hanya Allah yang Maha Tahu. :)

3. Omnipotence Paradox

"Tuhan itu Maha Kuasa dan Ia bisa melakukan apa saja. Pertanyaannya, bisakah Tuhan yang Maha Kuasa menciptakan batu yang sangat berat yang sampai Tuhan sendiri pun tidak bisa mengangkatnya?"

Ini mungkin adalah paradox yang paling kontroversial. Dan kamu harus kuat-kuat iman jika mendengarnya. Sebab parodox ini sering digunakan para atheist untuk beradu debat dengan para theist (orang yang percaya adanya Tuhan) dengan tujuan membuat bingung dan membelokkan keimanan orang tersebut.

Terdapat 2 premis penting dalam paradox ini. Pertama, apakah Tuhan bisa menciptakan batu tersebut? Karena Tuhan Maha Kuasa maka tentu saja bisa. Premis kedua, tapi bila Tuhan menciptakan batu tersebut dan tidak bisa mengangkatnya justru akan menunjukkan bahwa ada sesuatu yang tidak bisa dilakukan Tuhan sekaligus mematahkan permis pertama.
Paradox ini jawabannya tidak akan bisa ditemukan dalam logika kita. Karena Tuhan sendiri ada di luar jangkauan logika kita.
Share:

BTemplates.com